Skip to main content

Rencana Kegiatan Tugas KKN Mahasiswa UNY di Selogiri


Mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), melakukan tugas Kerja Kuliah Nyata (KKN) di kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Tugas KKN yang dijadwalkan selama 1,5 bulan tersebut akan dikonsentrasikan di 4 desa yaitu Jaten, Kepatihan, Keloran, dan Pare. Dari masing-masing desa nantinya akan dibagi menjadi 4 kelompok.

Kehadiran Mahasiswa UNY  disambut Camat Selogiri, Sigit Purwanto, di Pendopo Kecamatan Selogiri, pada hari Senin (9/7/2018), siang. Forkopincam juga nampak hadir dalam penyambutan terhadap 160 Mahasiswa UNY tersebut. “Kami semuanya menerima dengan tangan terbuka dan tolong kalau ada sesuatu dikoordinasikan dengan baik,” ungkap Camat Sigit, saat memberikan sambutan di Pendopo Kecamatan Selogiri.

Camat Selogiri berharap, kehadiran mahasiswa UNY di Kecamatan Selogiri mampu memberikan kontribusi nyata di beberapa desa yang berketempatan. Maka, camat meminta dari keempat kepala desa agar membantu mereka dalam bersosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, camat juga menghimbau kepada kepala desa agar memberikan ruang untuk belajar kepada mahasiswa UNY. Bahkan, demi kelancaran tugas mereka, camat  juga menginginkan adanya koordinator ditiap desa.“

Dalam waktu yang sama, Camat Selogiri juga sempat mengenalkan beberapa potensi yang ada di Kecamatan Selogiri, salah satunya adalah obyek wisata Plirikan yang ada di Desa Pare. Menurutnya, destinasi wisata alam tersebut layak untuk dipublikasikan. Keberadaan Mahasiswa UNY di Desa Pare, diharapkan nantinya bisa membantu mengenalkan potensi desa yang ada, khususnya melalui media sosial.

Menanggapi hal itu, Riyantoro, Mahasiswa UNY Fakultas Teknik yang hadir pada saat itu, juga telah menyiapkan program pelatihan E-Commerce untuk warga Desa Kepatihan. “Kami dari informatika rencananya akan mengadakan pelatihan jualan online,” terang Riyantoro, mahasiswa asal Bantul, usai mengikuti acara di Pendopo Kecamatan Selogiri.

Namun, ia tetap akan berkoordinasi dengan masyarakat Desa Kepatihan terlebih dahulu terkait program yang direncanakannya tersebut. “Nanti kami akan berkoordinasi dulu, kalau jualan online cocok atau tidak, selain itu kami juga akan melihat potensi yang ada,” imbuhnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu mahasiswi, Putri. Pihaknya akan berkoordinasi dengan masyarakat setempat sebelum melaksanakan program kegiatan dalam tugas KKN di desa Jaten.

Dari kanan : Kades Pare, Kades Kepatihan, Kades Jaten, Sekdes Keloran.

Pengumuman

Statik Pengunjung

  • Hari Ini (16 Kunjungan)
  • Kemarin (27 Kunjungan)
  • Total (8455 Kunjungan)

Data Polling

Menurut pengunjung, apakah isi website ini bersifat informatif ?

  • Ya
  • Cukup
  • Tidak
  • Tidak Tahu